10 Petani Sukabumi Terdakwa Pengrusakan PT. SNN Jalani Sidang
Kesepuluh Petani Disambut Ratusan Petani dan Keluarga Saat Turun Dari Mobil Tahanan

10 Petani Sukabumi Terdakwa Pengrusakan PT. SNN Jalani Sidang

Oleh : Ivan Rifaudin
Senin, 27 November 2017 pada 17:58 WIB
388

SUKABUMI- Sepuluh petani Kampung Pasir Datar, Desa Pasir Datar Indah, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi menjalani sidang pertama dakwaan pengrusakan PT. Surya Nusa Nadicipta (SNN) di Pengadilan Negeri (PN) Cibadak, Senin (27/11).

Kesepuluh orang petani yaitu, Suma, Supiani, Irwandi, Oban als Bajil Bin Ahmad, Saepur, Atang Supriatna, Damin, Rahmat, Iwan Juwandi dan Supiani. Kesepuluh petani ini dijerat dengan pasal yang berbeda.

"10 terdakwa dimana ada 8 berkas, ada yang pasal 170, 160 dan 318, 351 dan 406 KUHP. Sidang hari ini adalah pembacaan dakwaan dan lanjut tanggal 30 november mendatang dengan agenda sidang eksepsi," ujar Humas PN Cibadak, Rio Barten kepada terasberita.

Sebelumnya, peristiwa pembakaran tersebut terjadi pada 2 Agustus 2017 karena adanya isu penculikan yang menimpa seorang petani yang bersengketa dengan PT. SNN oleh beberapa karyawan PT. SNN untuk menyerahkan secara paksa tanah yang digarapnya kepada pihak PT. SNN.


Ratusan petani pun mengiringi jalannya persidangan mereka dan isak tangis keluarga mewarnai kedatangan para petani yang didakwa melakukan pengrusakan PT. SNN saat kesepuluh petani turun dari mobil tahanan Lapas Warung Kiara. Para petani masih beranggapan bahwa kejadian tersebut adalah puncak kekesalan petani dimana keberadaan PT. SNN dianggap mengganggu aktivitas para petani.

"Hingga saat ini, hukum tidak adil bagi petani. Mulai dari bubun kusnadi, petani yang dianggap menyerobot lahan PT. SNN hingga terjadinya pengrusakan kantor PT. SNN, petani yang selalu jadi pesakitan. Penegak hukum harusnya bisa mengungkap motif dari pengrusakan ini terjadi," ujar Ketua DPC Serikat Petani Indonesia (SPI) Sukabumi yang mendampingi para petani Pasir Datar. (KRI/KRI)




Email redaksi :
Hotline Laporan dan Informasi :
085720046006/081297126993

Komentar
Iklan teras
Popular news

Create Account



Log In Your Account