400 Warga Ujung Genteng Sukabumi Sempat Mengungsi Saat Gempa Tasikmalaya
Kondisi Laut Ujung Genteng Paska Gempa Kabupaten Tasikmalaya

400 Warga Ujung Genteng Sukabumi Sempat Mengungsi Saat Gempa Tasikmalaya

Oleh : Ahmad Fikri
Sabtu, 16 Desember 2017 pada 18:43 WIB
539

SUKABUMI- Status Waspada Gempa yang dikeuarkan oleh Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisikan (BMKG) Paska gempa besar dengan guncangan sebesar 6,9 Skala Richter (SR) yang berlokasi di 11 Kilometer (Km) Barat Daya Kabupaten Tasikmalaya, dengan kedalaman 107 Km dan berpotensi Tsunami pada Jumat (15/11) sekira pukul 23.47 WIB malam tadi, ratusan warga tepi pantai Ujung Genteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi mengungsi ke Balai Desa Ujung Genteng dan ke beberapa rumah yang kondisinya lebih tinggi.

"Iya betul kang, inisiatif warga mereka mengungsi dan meninggalkan rumah saat ada himbauan waspada tsunami di ujung genteng dari BMKG, kira-kira dua kedusunan sekitar 400 jiwa," ujar Kepala Seksi Pembangunan dan Perekonomian (Ekbang) Desa Ujung Genteng, Anggis Multi Pratama yang dihubungi terasberita melalui sambungan telepon.

Anggis menuturkan bahwa Balai Desa Ujung Genteng tak cukup menampung para warga yang mengungsi karena takut adanya tsunami yang terjadi. Memenuhi balai desa dan ada juga yang mengungsi ke rumah sanak saudara mereka yang posisinya lebih tinggi dan jauh dari pantai.

Kondisi air laut yang sempat menyurut di Pantai Ujung Genteng pun menambah kepanikan warga, lanjut Anggis, warga berpengalaman saat terjadi banjir akibat dampak dari tsunami di Pangandaran pada tahun 2006 lalu. Warga pun akhirnya mengambil inisiatif untuk mengungsi.

"Air laut sempat surut, jadi menambah kepanikan warga dan warga pun mengungsi," tambah Anggis.

Warga pun akhirnya kembali pulang ke rumahnya masing-masing setelah BMKG mencabut status waspada tsunami dan mendapatkan penjelasan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi yang mendatangi balai desa. Dari penjelasan BPBD, warga tidak perlu panik jika terjadi gempa susulan dan tetap tenang. 

"Saat ini warga sudah kembali aktivitas seperti biasa," pungkas Anggis. (KRI/KRI) 



Email redaksi :
Hotline Laporan dan Informasi :
085720046006/081297126995
Komentar
Iklan teras
Popular news

Create Account



Log In Your Account