Empat Pemuda Keracunan Tembakau, Polisi Lakukan Penyelidikan
Gambar Tembakau Hanya Ilustrasi (Source Google)

Empat Pemuda Keracunan Tembakau, Polisi Lakukan Penyelidikan

Oleh : M. Tahsin Roy
Rabu, 11 Januari 2017 pada 19:54 WIB
120

SUKABUMI - Empat pemuda di Kelurahan Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, karacunan tembakau dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palabuhanratu. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun terasberita keempat pemuda yang diketahui bernama, Randi (21) warga Kampung Pangsor, Kelurahan Palabuhanatu, Andi (21) warga Kampung Badak Putih Rt 02/Rw 10 Kelurahan Palabuhanatu, Aglis (23) warga Kampung Badak Putih Kelurahan Palabuhanatu dan Alit (19) warga Kampung Badak Putih Kelurahan Palabuhanatu ini, keracunan setelah menghisap tembakau yang dibawa oleh Aldi (18) warga Kampung Badak Kelurahan Palabuhanatu. 

"Pada saat itu Aldi membawa tembakau dan memberikannya kepada tiga temannya yang sedang main Play Station (PS) yakni Randi, Aglis dan Alit," jelas Kapolsek Palabuhanratu, Kompol Bambang Iswanto kepada terasberita Rabu, (11/01).

Setelah Aldi mengeluarkan satu batang rokok dan membagikannya pada tiga temannya dengan menghisap secara bergantian, ketiga korban langsung mengalami pusing-pusing dan mual, korban langsung di bawa ke RSUD Palabuhanratu untuk dilakukan pemeriksaan.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan kami ke empat pemuda ini, mengalami keracunan setelah menghisap rokok," paparnya.

Untuk memastikan kebenaranya, pihak kepolisian langsung memriksa Aldi, yang pertama membawa rokok tersebut untuk di mintai keterangannya. 

"Aldi mengaku, jika tembakau atau rokok tersebut didapat pada saat dirinya jalan-jalan pada malam tahun baru. Katanya, ia melihat rokok merk La Bolt bekas, namun setelah di periksa dalamnya masih ada satu batang rokok," beber Bambang.

Aldi pun dilepaskan kembali oleh pihak kepolisian setelah dimintai keterangan. Bahkan, untuk memastikan Aldi dalam jaringan Narkoba, Aldi sempat diperiksa di laboratorium RSUD Palabuhanratu. 

"Namun hasilnya negatif, Aldi tidak terlibat narkoba. Untuk itu, setelah membaik, korban langsung di suruh pulang," ucapnya.

Ia menambahkan, sejauh ini, hasil pemeriksaan dokter, zat yang terkandung didalam rokok tersebut tidak termasuk kepada zat adiktif atau psikotropika. 

"Kita tidak menahan Aldi karena kandungan di dalam rokok tersebut hanya ada nikotin dan itu tidak ada alasan bagi kami untuk menahannya," tandasnya. (KRI/KRI)

Email redaksi :
redaksi@terasberita.co
Hotline Laporan dan Informasi :
085719907991/085720046006
Komentar

Create Account



Log In Your Account