Jurnalis Sukabumi Dibekali Hukum Perang oleh ICRC
Jurnalis Sukabumi Berfoto Bersama Dengan Perwakilan ICRC dan PMI Kabupaten Sukabumi

Jurnalis Sukabumi Dibekali Hukum Perang oleh ICRC

Oleh : Ahmad Fikri
Rabu, 13 Desember 2017 pada 19:34 WIB
151

SUKABUMI- Demi keselamatan awak media saat melakukan peliputan, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi menggelar sebuah workshop bertajuk "Media Safety", Rabu (13/12) di Vila Yawitra, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi. Dalam workshop ini, para awak media lokal ataupun kontributor media nasional yang bertugas di Sukabumi dibekali pengetahuan mengenai Hukum Humaniter Internasional (HHI) atau yang lebih dikenal dengan Hukum Perang.

Dengan menghadirkan pembicara dari Internasional Committee of the Red Cross atau yang lebih dikenal Komite Internasional Palang Merah ini memberikan pengetahuan kepada awak media yang bertugas di daerah konflik perperangan. Hal ini mencegah wartawan menjadi korban dalam daerah konflik.

"Hal ini sangat penting untuk pengetahuan bagi awak media dalam melakukan peliputan di daerah konflik sebab hukum perang ini pun ada aturan mengenai wartawan yang melakukan peliputan," ujar Wakil Koordinator Komunikasi ICRC, Sonny Nomer kepada terasberita.

Bukan itu saja, materi pun berlanjut kepada pengetahuan dan kode etik melakukan peliputan dalam kondisi bencana yang terjadi. Pengetahuan mengenai kode etik dalam melakukan peliputan di daerah konflik inipun sudah dua kali digelar oleh PMI Kabupaten Sukabumi untuk jurnalis di Kabupaten Sukabumi karena Kabupaten Sukabumi masuk ke dalam zona merah rawan bencana.

Ketua PMI Kabupaten Sukabumi, Ayi Abdullah yang hadir dalam acara tersebut mengharapkan ke depannya ada sinergitas yang terbangun oleh awak jurnalis dengan PMI Kabupaten Sukabumi dalam publikasi kegiatan PMI. Sinergitas yang terbangun ini pun dapat menjadi manfaat yang baik bagi masyarakat khususnya warga di Kabupaten Sukabumi dalam pengenalan terhadap kinerja PMI Kabupaten Sukabumi.

"Selama ini PMI menjadi sebuah lembaga pelayanan masyarakat dan menggunakan dana yang berasal dari donasi masyarakat. PMI Kabupaten Sukabumi pun harus mempertanggung jawabkannya kepada masyarakat dengan dibantu publikasi oleh teman-teman media," 

Materi mengenai tehnik dan kode etik peliputan di daerah konflik dan bencana ini menjadi bekal tersendiri bagi Fitriansyah, Koresponden TVRI Sukabumi yang hadir dalam acara tersebut. Dirinya mengaku baru mengetahui tentang Hukum Perang hingga dapat diambil pelajaran sebagai pelindung dirinya dalam melakukan peliputan di daerah konflik dan bencana.

"Bagus banget acaranya dan saya yakin bermanfaat ke depannya bagi temen-temen jurnalis," pungkas Fitri. (KRI/KRI)




Email redaksi :
redaksi@terasberita.co
Hotline Laporan dan Informasi :
085720046006/081297126993
Komentar
Iklan teras
Popular news

Create Account



Log In Your Account