Keluarga Pelajar Tewas Akibat Tawuran di Sukabumi Minta Pelaku Dihukum Berat
Dok. Korban Akan Disemayamkan di Rumah Duka

Keluarga Pelajar Tewas Akibat Tawuran di Sukabumi Minta Pelaku Dihukum Berat

Oleh : Ahmad Fikri
Senin, 20 November 2017 pada 16:38 WIB
330

SUKABUMI- Kehilangan anak pertama laki-laki dari tiga bersaudara ini masih menyisakan kesedihan yang mendalam bagi keluarga Raihan Jamal Akram (17) pelajar kelas 3 SMK Lodaya, Cibadak dan anak dari pasangan Hendri Ristiandi (41) dan Neng Tina Iskandar (37) warga Kampung Cibolang Rt 29 Rw 7 Desa Cibatu, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (18/11) lalu. Kematian korban akibat sayatan senjata tajam karena terlibat tawuran dengan sekelompok pelajar berseragam SMK Teknika Cisaat pada Jumat (17/11) lalu.

Hendri, ayah korban menuturkan bahwa seluruh keluarga masih syok dengan kehilangan Raihan yang dikenal keluarga sebagai anak pemberani dan penurut ini. Bahkan, dirinya pun hingga Senin (20/11) ini saat ditemui di rumahnya mengaku belum bisa melakukan aktivitas pekerjaan seperti biasa dan memilih di rumah menghibur istrinya yang masih bersedih.

"Saya berharap polisi dapat mengungkap siapa pelaku pembunuhan anak saya dan menhukumnya sesuai dengan hukum yang berlaku di indonesia," lirih Hendri saat ditemui terasberita dikediamannya, Senin (20/11).

Hendri pun mempertanyakan atas janji dari SMK Teknika yang akan bertanggung jawab atas kematian yang dialami oleh anaknya. 3 hari setelah kematian dari anaknya ini, pihak SMK Teknika pun belum memberikan tanggung jawab yang dijanjikan kepada pihak keluarga.

Seperti yang sudah diberitakan, Kepolisian Sektor Cisaat telah mengantongi identitas para pelaku dan melakukan penyidikan secara mendalam terkait tewasnya seorang pelajar di Kabupaten Sukabumi ini. (KRI/KRI)



Email redaksi :
Hotline Laporan dan Informasi :
085720046006/081297126993
Komentar
Iklan teras
Popular news

Create Account



Log In Your Account