KPU Provinsi Jabar Bentuk Tenaga Ad Hoc Profesional
Sosialisasi Pembentukan PPK dan PPS KPU Provinsi Jabar

KPU Provinsi Jabar Bentuk Tenaga Ad Hoc Profesional

Oleh : Ari Wahyuni
Kamis, 12 Oktober 2017 pada 11:04 WIB
130

SUKABUMI - Untuk mewujudkan tenaga ad hoc yang berkualitas, profesional dan bertanggungjawab Komisi Pemiluhan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat akan bekali dengan bimbingan teknis (bimtek) setelah tahap rekrutmen selesai dilaksanakan. Apalagi mengingat untuk kali ini ada beberapa perubahan regulasi yang tentunya harus ada penyesuaian-penyesuaian tertentu.

"Ada perubahan regulasi yang perlu diketahui untuk mantan-mantan ad hoc yang dulu pernah, apalagi untuk pemula. Selanjutnya kita juga akan ada pengendalian atau kontrol yang dilakukan berjenjang melalui KPUD masing-masing wilayah, termasuk kontrol TPS," kata Nina Yuningsih pada Rabu (11/10).

Kuota pendaftar tidak terbatas dan ia juga mengharapkan adanya antusiasme masyarakat yang sebanyak-banyaknya untuk membantu kepentingan demokrasi Negara. Namun ada batas minimal yang ditentukan untuk lolos di tahap wawancara yakni 10 orang, yang terdiri dari 5 orang calon dan sisanya adalah cadangan jika calon yang terpilih sakit atau meninggal dunia. 

Nantinya calon tenaga adhoc tersebut akan menjalani masa kerja selama 10 bulan selama tahapan Pilgub dan Pilwalkot dengan masa kerjanya paling lambat 2 bulan setelah pungutan suara. 

Sementara untuk kebutuhan kotak suara ia belum bisa memastikan datanya karena harus dikonfirmasi ke wilayah masing-masing. Namun hingga saat ini kotak suara yang digunakan masih kotak suara alumunium, berbeda dengan Pilpres 2019 mendatang yang harus menggunakan kotak suara transparan sesuai dengan yang tertera di UU No. 7 tahun 2017 tentang penggunaan kotak suara transparan. (KRI/KRI)



Email redaksi :
Hotline Laporan dan Informasi :
085720046006/081297126993
Komentar
Iklan teras
Popular news

Create Account



Log In Your Account