Pengen Takjil Pedas, Coba Nih Cilok Megar, Kekinian dan Antimainstream
Penampakan Takjil Pedas Cilok Megar

Pengen Takjil Pedas, Coba Nih Cilok Megar, Kekinian dan Antimainstream

Oleh : Ari Wahyuni
Senin, 05 Juni 2017 pada 16:12 WIB
406

SUKABUMI - Bosan dengan jajanan cilok yang rasa dan bentuknya gitu-gitu aja? Nah, mungkin  anda  perlu  mencicipi  jajanan cilok yang antimainstream seperti yang satu ini. Cilok Megar, begitulah namanya yang merupakan gabungan nama dari pendiri Kedai Cilok Megar itu sendiri yaitu Maulida dan Egar. Adalah Sheila Maulida (24), gadis berhijab itu mengaku bisnis yang dimulainya sejak 5 tahun lalu itu bermula dari keisengannya yang hobi memasak untuk mencoba membuat inovasi cilok dengan bumbu yang berbeda.

Rupanya hal tersebut menuai respon yang positif dari teman-temannya hingga akhirnya ia memutuskan untuk memulai bisnis kuliner cilok. Keunikan Cilok Megar ini terletak pada varian bumbunya. Selain bumbu kacang, ada pula bumbu balado dan bumbu krecek yang semuanya merupakan menu Best Seller. Tak hanya itu, keunikannya juga bisa dilihat dari bentuk cilok yang beragam dan disesuaikan dengan macam-macam isiannya seperti telur puyuh, ayam cincang, kornet, sosis, dan abon.

Menariknya, para penggemar cilok megar juga bisa memilih aneka varian topping yang tersedia diantaranya Ceker, Tulang, Telur dan Siomay Goreng. Untuk seporsi cilok original tanpa topping, dibanderol dengan harga Rp 12.000,- selebihnya harganya menyesuaikan  dengan jenis topping yang akan  ditambahkan. Meskipun umumnya Cilok Megar ini identik dengan rasa pedas, namun jangan khawatir karena disini pengunjung bisa mengatur level kepedasannya sesuai selera.

Tingkatan level kepedasannya pun diberi nama yang unik seperti semlehoy untuk level pedas sedang, hambremm untuk level pedas dan hahoh untuk level sangat pedas.

"Untuk bumbu kacang dan bumbu krecek bisa diatur untuk nggak pedes sama sekali, tapi kalo untuk bumbu balado karena dasarnya sudah pedas paling bisa diatur mulai level semlehoy", jelasnya pada terasberita saat ditemui di booth Sukabumi Ramadhan Food Festival pada Senin (05/06).

Setelah sebelumnya bertempat di Pujasera Ciaul, Kedai Cilok Megar yang bisa ditemui di event Sukabumi Ramadhan Food Festival ini selalu ramai oleh pembeli.

"Dari mulai buka sampe setengah 6 abis terus, jadi makin kesini makin nambah terus stoknya", paparnya sambil tersenyum.

Pihaknya juga terus berusaha untuk berinovasi membuat varian baru pada bumbu ciloknya yang akan  di launching dalam waktu dekat. Seperti  harapannya dengan nama Megar yang bisa dimaknai agar bisnis ciloknya ini terus berkembang, pihaknya juga berencana melebarkan  sayapnya untuk bisa membuka cabang di  luar Kota Sukabumi. (KRI/KRI)


Email redaksi :
redaksi@terasberita.co
Hotline Laporan dan Informasi :
085720046006/081297126995

Komentar
Iklan teras
Popular news

Create Account



Log In Your Account