Proses Aanwijzing Pasar Pelita Diikuti 2 Perusahaan, GP4 : Kenapa Tertutup?!
Proses Aanwijzing Yang Diadakan di Sekertariat Daerah (Setda) Kota Sukabumi

Proses Aanwijzing Pasar Pelita Diikuti 2 Perusahaan, GP4 : Kenapa Tertutup?!

Oleh : Dendi Koswara
Rabu, 11 Januari 2017 pada 14:07 WIB
283

SUKABUMI - Proses Aanwijzing (Pemberian penjelasan dokumen pemilihan calon mitra kerjasama pembangunan dan pengelolaan) pasar rakyat modern Pasar Pelita Kota Sukabumi terkesan tertutup bagi publik di lantai dua lingkungan Sekertariat Daerah (Setda) Kota Sukabumi, Rabu siang (11/01).

Kesan ini kian menguat setelah kegiatan yang di hadiri Walikota Sukabumi, Wakil Walikota Sukabumi, Muspida, tim seleksi pembangunan pasar pelita, Dewan Perawakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi, Gerakan Pengawal Pembangunan Pasar Pelita (GP4) serta di ikuti oleh dua perusahaan yakni, PT Panglima Capitol Itqoni (PCI) dan PT Dunia Milik Bersama (Dumid), 

Namun, kegiatan yang dimulai sekitar pulul 11.00 WIB ini, tiba-tiba tim seleksi pembangunan bersama Walikota Sukabumi memerintahkan seluruh ruangan agar di kosongkan dan hanya di isi oleh para peserta dari perusahaan bersama tim seleksi pembangunan pasar pelita.

"Sekitar pukul 12.00 WIB saya bersama teman-teman, langsung di suruh keluar tanpa alasan yang jelas. Padahal acara Aanwizing Pasar Pelita ini, mesti transparan dan tidak ada yang ditutupi. Tapi, faktanya saat kami menghadiri dari awal acara tiba-tiba pada momentum terakhir di suruh keluar bersama teman-teman," jelas Hamdan Sanjaya Ketua Gerakan Pengawal Pembangunan Pasar Pelita (GP4) kepada terasberita.


Sementara itu, Ketua Tim Seleksi Pembangunan Pasar Pelita Reni Rosyida membenarkan, pada pukul 12.00 WIB ruangan acara Aanwijzing telah kosongkan dan hanya di isi oleh Walikota Sukabumi, tim seleksi pembangunan dan Muspida. Pasalnya, Reni menilai, acara Aanwijzing memiliki hak murni untuk panitia dan penyedia saja. 

"Hal ini, kami lakukan karena kami akan memberikan arahan-arahan khusus terkait dengan proses yang harus di sampaikan pada kedua perusahaan tersebut. Jadi intinya, arahan khsusus ini harus di terima langsung oleh penyedia sebab mereka yang akan melakukan penawaran karena semuanya harus dapat memenuhi syarat dan ada kondisi-kondisi khusus yang harus dipahami penyedia dalam pelelangan nanti," singkatnya. (KRI/KRI)

Email redaksi :
redaksi@terasberita.co
Hotline Laporan dan Informasi :
085719907991/085720046006
Komentar

Create Account



Log In Your Account