Saling Ejek Antar Ormas di Sukabumi, 12 Pelaku Pengrusakan Diciduk Polisi
Para Pelaku Pengrusakan Dijaga Polisi Bersenjata

Saling Ejek Antar Ormas di Sukabumi, 12 Pelaku Pengrusakan Diciduk Polisi

Oleh : Ari Wahyuni
Selasa, 21 November 2017 pada 21:42 WIB
1058

SUKABUMI- Sebanyak 12 orang pelaku pengrusakan beberapa rumah, mobil dan kios serta pembacokan seorang warga di Kota Sukabumi beberapa waktu lalu berhasil diamankan Polres Sukabumi Kota. Menurut keterangan yang diberikan oleh Wakapolres Sukabumi Kota, Kompol Fajar Widyadharma Lukman bahwa kejadian ini dilatar belakangi oleh perselisihan antar Organisasi Masyarakat (Ormas) yang ada di Sukabumi. Penyerangan ini terjadi pada Kamis (16/11) sekira pukul 23.30 WIB di Jalan Pembangunan, Babakan, Cibeureum Kota Sukabumi yang merupakan sekertariat salah satu ormas. Setelah itu komplotan tersebut melanjutkan konvoi dengan 6 sepeda motor menuju Jalan Sarasa, Salaeurih, Babakan, Cibeureum Kota Sukabumi dan merusak beberapa bangunan seperti rumah, kios dan warung. Bahkan ada seorang korban yang terkena sabetan benda tajam di bagian punggungnya.

Polisi juga menemukan barang bukti berupa 1 bilah golok, 1 bilah clurit dan 3 buah gir. Untuk kasus ini pelaku dijerat dengan pasal 170 ayat 1 dan 2 dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara.

"Asal muasalnya saling ejek dan saling menantang antar ormas, sebelumnya juga pernah terjadi berulang-ulang hingga ini puncaknya. Sementara untuk antisipasi kita sudah siapkan petugas untuk berjaga-jaga di posko-posko ormas yang bersangkutan," jelasnya.

Terkait pembekuan dan pembubaran Ormas ini pihaknya mengaku tidak berwenang atas hal tersebut, namun hal ini telah menjadi catatan tersendiri dari data-data penanganan yang ada. 

Sementara itu, pihaknya juga menegaskan bahwa untuk kasus-kasus yang berkenaan dengan senjata tajam pihaknya akan langsung melakukan peringatan tanpa mediasi. Sebab menurutnya untuk kasus senjata tajam ini sudah masuk dalam Undang-Undang Darurat, bahkan jika perlu pihaknya akan melakukan perintah tembak ditempat secara terukur jika hal tersebut membahayakan petugas yang akan melakukan penangkapan. (KRI/KRI)



Email redaksi :
Hotline Laporan dan Informasi :
085720046006/081297126993
Komentar
Iklan teras
Popular news

Create Account



Log In Your Account