Setelah Kadisperidagkop, JPU Akan Hadirkan Walikota dan Sekda Kota Sukabumi Dalam Sidang Kasus Pasar Pelita
Kadisperindagkop Kota Sukabumi, Ayep Supriatna Saat Jalani Sidang Kasus Pasar Pelita di Pengadilan Negeri Kota Sukabumi

Setelah Kadisperidagkop, JPU Akan Hadirkan Walikota dan Sekda Kota Sukabumi Dalam Sidang Kasus Pasar Pelita

Oleh : Ari Wahyuni
Senin, 20 November 2017 pada 19:16 WIB
406

SUKABUMI- Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Sukabumi Ayep Supriatna hadir menjadi saksi dalam kasus penggelapan proyek Pasar Pelita beserta dua orang saksi lain yang merupakan mantan karyawan PT. Anugerah Kencana Abadi (AKA) di Pengadilan Negeri Kota Sukabumi pada Senin (20/11).

Dalam persidangan tersebut pihaknya diberikan pertanyaan terkait perannya sebagai ketua Tim Seleksi Perusahaan Pemenang Tender Proyek Pasar Pelita yang bernilai fantastis mencapai Rp390 miliar. Dalam proses penyeleksian perusahaan, Ayep mengaku bahwa PT. AKA sudah melakukan 3 kali pengajuan namun karena tidak memenuhi persyaratan akhirnya PT. AKA baru bisa lolos setelah seleksi yang ketiga kalinya. 

Selain dirinya yang terlibat sebagai ketua tim seleksi, pihaknya juga mengatakan bahwa ada Tim Koordinasi Kerjasama Daerah yang diketuai langsung oleh Sekertaris Daerah, Hanafie Zain. Untuk hal-hal lainnya pihaknya mengaku tidak mengetahui secara rinci karena dalam TKKSD tersebut pihaknya hanya sebagai anggota tidak tetap.

"Saya sudah menjelaskan yang sebenar-benarnya yang saya ketahui dalam persidangan," jelas Ayep saat ditemui usai persidangan. 

Sementara untuk hal lainnya, pihaknya enggan berkomentar lebih lanjut. Namun pihaknya sudah menjelaskan bahwa sebelum permasalahan ini mencuat ke permukaan, pihaknya beserta Pemda telah mengimbau untuk jangan dulu menerima uang dari para pedagang sebelum tahap pembangunan dilakukan 20%. Hal tersebut Ayep jelaskan saat koordinasi dan sosialisasi yang dilakukan beserta PT. AKA dan Pemda di Gedung Juang. Namun hal tersebut disanggah oleh terdakwa mengatakan hal tersebut tidak pernah dilakukan.

Untuk saat ini pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) sedang menjadwalkan untuk pemanggilan Walikota Sukabumi, Mohamad Muraz beserta Sekertaris Daerah Kota Sukabumi, Hanafie Zain sebagai saksi untuk memperjelas hal tersebut. (KRI/KRI)




Email redaksi :
Hotline Laporan dan Informasi :
085720046006/081297126993
Komentar
Iklan teras
Popular news

Create Account



Log In Your Account